BOGOR — Pengurus Lembaga Wakaf Masjid Baitul Makmur (LWBM) Telaga Sakinah, Cikarang Barat, Bekasi, melaksanakan kunjungan silaturahmi sekaligus studi pembelajaran mengenai pengembangan Hutan Wakaf di Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, pada Jumat (15/5/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan serta memperkuat pengembangan program pemberdayaan umat berbasis masjid dan lingkungan yang selama ini dijalankan oleh Masjid Baitul Makmur.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan mendapatkan pemaparan langsung dari Dr. Muhamad Khalifah Ali, seorang akademisi, dosen, dan pakar di bidang Ekonomi dan Keuangan Syariah di Indonesia. Beliau merupakan staf pengajar sekaligus Ketua Departemen di Institut Pertanian Bogor serta penulis buku “Hutan Wakaf, Teori dan Praktik”.

Diskusi berlangsung hangat dan produktif dengan pembahasan seputar konsep, tata kelola, hingga implementasi hutan wakaf sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat dan pelestarian lingkungan berbasis wakaf produktif.

Selain membahas hutan wakaf, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pertukaran gagasan terkait pengembangan program EcoMasjid MUI dan gerakan lingkungan yang diinisiasi oleh LPLH SDA MUI.

Pengurus LWBM turut mempresentasikan berbagai program unggulan yang selama ini telah dijalankan di Masjid Baitul Makmur, di antaranya konsep Masjid Ramah Lingkungan (Eco Masjid), Gerakan Sedekah Sampah Indonesia (GRADASI) berbasis masjid, eco edu park, ATM beras, urban farming, serta tata kelola program kemakmuran masjid yang berorientasi pada pemberdayaan jamaah dan pelestarian lingkungan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi dan penguatan jaringan antar komunitas, akademisi, dan lembaga keumatan dalam mengembangkan masjid sebagai pusat ibadah, edukasi, ekonomi umat, serta pelestarian lingkungan berkelanjutan.

“Semoga kegiatan ini menjadi syiar kebaikan yang membawa manfaat dan keberkahan bagi semua,” ungkap Pengurus LWBM Masjid Baitul Makmur.

Leave a Comment